Contoh kasus yang berkaitan dengan ekonomi politik internasional :
Banyak kasus dalam hubungan internasional masalah ekonomi dan politik terkait erat. Contohnya :
Bantuan luar negeri yang diberikan kepada Indonesia dan negara berkembang lainnya tak lepas dari kepentingan politik lembaga keuangan internasional dimana para pemegang sahamnya didominasi dan dikuasai negara Barat. Begitu masalah politik dalam negeri muncul maka Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia memberikan peringatan agar reformasi dilanjutkan atau bantuan dihentikan. Cina yang mendapat perlakukan dari Amerika Serikat menentukan perdagangan kedua negara. Ekspor Cina ke AS dikaitkan dengan kepentingan politik. Bila terjadi pelanggaran hak asasi manusia maka dengan serta merta AS mengancam akan meninjau lagi kebijakan perdagangannya kepada Cina. Ketika Irak melancarkan serangan kepada Kuwait dan bahkan hingga kini ketika Irak sudah mundur dari Kuwait, Amerika Serikat dan Negara Barat lainnya masih memberlakukan embargo perdagangan sebagai hukuman atas tindakan politik dan militer pemerintah pimpinan Presiden Saddam Hussein. Demikian pula Iran mengalami embargo perdagangan dari AS. . Ketika Indonesia dianggap tidak bisa mengendalikan keamanan di Timor Timur pasca jajak pendapat, IMF langsung menghentikan perundingan pemberian bantuan. Demikian pula Amerika Serikat menghentikan kerja sama di bidang militer. URAIAN CONTOH KASUS KRISIS EKONOMI ASJatuhnya perekonomian Amerika Serikat belakangan ini telah memunculkan kekhawatiran akan krisis ekonomi yang berdampak lebih luas dan lebih dalam. Kerugian yang dialami oleh sektor keuangan AS akibat kredit macet sektor perumahan diperkirakan mencapai kisaran 350-600 miliar dollar. Hilangnya kapital dengan jumlah fenomenal tersebut menyebabkan menurunnya angka pertumbuhan ekonomi AS sebagai akibat langsung dari tersendatnya ekonomi sektor riil.Sebagai langkah darurat, bank sentral AS telah melakukan pemotongan tingkat suku bunga bank sentral sebagai upaya menggerakkan roda ekonomi. Namun langkah ini ternyata dianggap dapat menimbulkan ancaman inflasi. Pilihan dilematis harus segera diputuskan oleh otoritas keuangan AS. Apakah pemotongan tingkat suku bunga tetap akan dijalankan dengan resiko inflasi? Pilihan lainnya adalah langkah rate cuts reversal (mempertahankan atau menaikkan kembali tingkat suku bunga) yang memiliki resiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dan berpotensi menyebabkan resesi.Dalam istilah makroekonomi, resesi berarti penurunan GDP (gross domestic products) suatu negara atau adanya pertumbuhan ekonomi negatif selama dua periode triwulan atau lebih. Jika resesi ini diikuti dengan naiknya harga barang secara umum (inflasi), maka fenomena yang terjadi biasanya disebut sebagai stagflasi. Fenomena resesi biasanya berlangsung singkat dan memiliki periode tertentu. Resesi juga seringkali disebut sebagai kontraksi ekonomi. Namun jika resesi berlangsung cukup lama, maka fenomena yang terjadi akan berkembang menjadi sebuah ‘depresi ekonomi’ (economic depression).kemungkinan besar AS akan sulit keluar dari resesi tersebut mengingat tingkat likuiditas yang rendah dan banyaknya kasus kredit macet yang dipicu kasus subprime mortgage baru-baru ini.
KESIMPULAN
Beberapa Dampak yang dapat dilihat secara kasat mata saat ini antara lain :Semakin lemahnya daya serap pasar tenaga kerja di AS mengakibatkan pengangguran tinggi maka yang mengakibatkan tingkat produksi masyarakat rendah dan tingkat konsumsi yang tinggi dan ini akan mempengaruhi perekonomian suatuNegara Daya beli masyarakat AS yang turun drastis sehingga berpotensi menekan pelaku industri Defisit perdagangan dan pengeluaran pemerintahan amerika serta pendapatan negara Kerugian dari kasus kredit macet sektor perumahan yang jumlahnya fenomenal dan mengguncang fondasi ekonomi AS Terjadi ketidak stabilan politik dan keamanan
HUBUNGAN DI BIDANG EKONOMI DAN POLITIK
Masalah krisis ekonomi yang menyebabkan kondisi perekonomian yang masih labil, kalangan industri dan usaha lainnya enggan untuk mengambil resiko untuk mengembangkan usahanya di saat-saat kritis seperti saat ini..Ini makin jelas bahwa tidak ada tindakan politik bebas dari kepentingan ekonomi dan tidak ada pula sebuah kebijakan ekonomi lepas dari kepentingan politik.Misalnya Dengan naiknya harga kebutuhan pokok ini, mengakibatkan keadaan masyarakat semakin sengsara. Karena naiknya harga kebutuhan pokok, tidak disertai dengan kenaikan pendapatan masyarakat.Keadaan masyarakat yang resah dan tidak sejahtera akan menimbulkan berbagai masalah.Masalah-masalah itu diantaranya adalah meningkatnya kemiskinan, kriminalitas dan sebagainya. Kondisi politik negara juga akan ikut goyah, karena masyarakat tidak sejahtera dan timbul huru-hara di mana-mana maka para pelaku usaha akan sulit untuk mengembangkan usahanya dan itu akan mengurangi pendapatan Negara serta investasi asingpun akan berpikir dua kali untuk menanamkan investasinya di Negara tersebut.makanegara tersebut akan sulit sulit untuk berkembang. Dari kasus diatas terlihat jelas dampak timbal baik antara keadaan politik sutau negara atau kawasan dengan keadaan ekonomi,maka kita perlu untuk mempelajari lebih mendalam mata kuliah Ekonomi Politik Internasional ( EPI ). Hal ini penting agar ke depan kita bisa menanggulangi akibat dari tidak stabilnya kondisi politik dunia saat ini begitupula sebaliknya,supaya keadaan ekonomi dan politik kita bisa menjadi lebih baik di masa yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar